Tata Tertib


TATA TERTIB SISWA
MADRASAH TSANAWIYAH ( MTs ) SA’ADATUDDARAIN
BAB I

DASAR

Madrasah Tsanawiyah Saadatuddarain berdasarkan Pancasila dan Undang undang Dasar 1945 dengan karakteristik Islam. Dengan diterimanya seorang anak menjadi peserta didik (siswa) Madrasah Tsanawiyah Saadatuddarain, berarti orang tua/wali telah setuju dengan dasar serta pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah Saadatuddarain. Oleh karena itu setiap peserta didik wajib mengikuti dan berpartisipasi secara aktif dalam semua kegiatan kurikuler (mata pelajaran), kokurikuler (tugas-tugas), maupun ekstra kurikuler yang diselenggarakan oleh sekolah.

TUJUAN

Tujuan dibentuknya tata tertib ini adalah :
1. untuk menciptakan suasana belajar yang harmonis, penuh dengan suasana kekeluargaan, keakraban dan kedamaian
2. Agar peserta didik terbiasa hidup lebih terarah, tertib dan berdisiplin sehingga mengarah pada terbentuknya manusia Indonesia seutuhnya, yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala, cerdas, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat rohani dan jasmani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

BAB II
ISI TATA TERTIB
Pasal 1

Kehadiran :
1. Selambat-lambatnya 5 menit sebelum pelajaran dimulai, peserta didik sudah harus hadir di sekolah. Bel tanda masuk pukul 06.30
2. Bila peserta didik terlambat datang karena alasan apapun, ia harus melapor kepada Kepala Sekolah atau guru piket untuk mendapatkan ijin mengikuti pelajaran
3. Peserta didik yang terpaksa tidak masuk sekolah :
a. Harus memberitahukan sebelumnya atau membawa surat keterangan dari orang tua/wali pada hari terakhir dapat masuk sekolah
b. bila tidak dapat memberitahukan sebelumnya. orang rua/ wali harus selekas mungkin memberitahukannya kepada Kepala Sekolah atau memberikan surat keterangan pada hari pertama masuk sekolah lagi
c. Bila peserta didik tidak masuk sekolah Iebih dari dua minggu berturut-turut tanpa ada pemberitahuan ataupun keterangan dari orang rua/wali, peserta didik tersebut dapat dikeluarkan dari sekolah
d. Bila peserta didik tidak masuk sekolah dengan sebab sakit Iebih dari tiga hari, hendaknya ada surat keterangan sakit dari dokter.

Pasal 2
Waktu di Sekolah
1 Selambatnya 5 menit sebelum pelajaran dimulai, petugas piket, dibawah pengawasan ketua kelas :
a. harus sudah menyiapkan peralatan pokok seperti, taplak meja guru, spidol, penghapus papan tulis, jurnal, absensi dll, demi kelancaran Proses Kegiatan Belajar Mengajar;
b. lantai kelas harus sudah bersih dan bebas sampah;
2 Peserta didik dibawah pimpinan ketua kelas harus menjaga kebersihan, keindahan, ketenangan serta ketertiban kelas,
3. Peserta didik dilarang membawa/membeli/menghisap rokok, karena seluruh peserta didik dilarang merokok;
4. Selama waktu istirahat, peserta didik dilarang berada di dalam kelas seorang diri;
5. Peserta didik dilarang keluar masuk kelas tanpa ijin guru yang sedang bertugas;
6. Jika 5 menit setelah tanda pelajaran dimulai guru belum masuk kelas, maka ketua kelas wajib melapor kepada kepala sekolah atau guru piket;
7. Peserta didik dilarang makan/minum di dalam kelas selama pelajaran berlangsung maupun waktu istirahat;
8. Peserta didik harus selalu membuang sampah pada tempatnya;
9. Peserta didik dilarang membawa benda-benda berbahaya yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran;
10. Peserta didik dilarang pindah tempat duduk tanpa ijin guru/ wali kelas;
11. Tanpa adanya alasan yang kuat dan tanpa ijin Kepala Sekolah atau guru piket, peserta didik sama sekali tidak boleh meninggalkan sekolah sebelum jam sekolah berakhir;
12. Bila peserta didik bermaksud meninggalkan sekolah sebelum jam sekolah berakhir ia harus menyampaikan surat keterangan dari orang tua/wali dan mendapat ijin dari kepala sekolah atau guru piket;
13. Bila karena alasan yang mendadak dan sangat penting sehingga peserta didik harus meninggalkan sekolah, maka ia harus mendapat ijin dari kepala sekolah atau guru piket. Dan pada hari pertama ia masuk sekolah kembali, harus membawa surat keterangan dari orang tua/wali;
14. Peserta didik karena alasan tertentu dikeluarkan dari kelas oleh guru yang sedang mengajar, ia harus melapor kepada kepala sekolah atau guru piket.
15. Tanpa adanya alasan yang kuat peserta didik dilarang keluar kelas pada saat pelajaran berlangsung.
Pasal 3
Peralatan Belajar :
1. Peserta didik wajib melengkapi alat-alat pelajaran (alat tulis, buku-buku pelajaran dsb) yang telah ditetapkan oleh sekolah
2. Peserta didik hanya diperbolehkan membawa ke sekolah buku-buku pelajaran serta alat-alat lain yang berhubungan dengan pelajaran pada hari itu;
3. Peserta didik dilarang membawa buku-buku atau barang-barang lain yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran di sekolah;
4. Peserta didik bertanggung jawab akan semua yang boleh dipakai baik di kelas, di perpustakaan maupun di luar kelas dan berkewajiban mengganti jika terjadi kerusakan.
Pasal 4
Pakaian Sekolah :

1 . Peserta didik harus mengenakan pakaian seragam sesuai dengan yang telahditentukan;
2. Pakaian seragam yang dipakai harus bersih, rapih dan sopan. bagian bawah baju harus selalu dimasukkan ke dalam celana / rok;
3. Peserta didik wajib mengenakan sepatu hitam dan berkaos kaki putih
4. Tanpa alasan yang kuat dan dapat di pertanggung jawabkan Peserta didik dilarang memakai sandal dan bercelana pendek ke sekolah;
5. Rambut harus diatur rapi dan sopan, tidak panjang;
6. Peserta didik dilarang memakai perhiasan yang berlebihan dan berpakaian aneh-aneh ( Jaket, switer, dll) yang tidak sesuai dengan peraturan sekolah.
7. Tidak diperkenankan memakai kaus dalam berwarna ( Oblong ) kecuali kaus singlet putih.
8. Tidak boleh membawa Hand Phone (HP), MP-3, MP-4 dsb

Pasal 5

Iuran Sekolah :

1. Iuran sekolah terdiri dari Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) dan iuran lain yang ditetapkan oleh sekolah;
2. SPP harus dilunasi selambat-lambatnya tanggal 10 pada setiap bulannya;
3. Iuran lain harus dilunasi pada tanggal yang telah ditetapkan

Pasal 6
Kegiatan Ekstra Kurikuler :
1. Peserta didik harus mengikuti paling banyak dua jenis kegiatan ekstra yang diselenggarakan sekolah dalam rangka meningkatkan kecakapan dan keterampilannya;
2. Hal-hal mengenai jenis dan persyaratan kegiatan ekstra kurikuler diatur dalam keputusan tersendiri.

Pasal 7.
Upacara Bendera :
1. Bila situasi dan kondisi memungkinkan, upacara bendera diadakan setiap hari Senin pukul 7.00 WIB;
2. Kecuali HUT RI, upacara peringatan hari-hari besar nasional diadakan jika jatuh bukan di hari Minggu;
3. Peserta didik wajib mengikuti upacara-upacara yang diselenggarakan sekolah.
Pasal 8
Surat-menyurat:
1. Surat-surat dari orang tua/wali yang menyangkut masalah administrasi sekolah dan Peserta didik, harus dialamatkan kepada Kepala Sekolah dan atau Wali Kelas;
2. Semua surat pemberitahuan ijin/sakit dll harus dibuat dan ditandatangani oleh orang tua/wali atau keterangan dokter.
Pasal 9
Sopan santun Pergaulan

1. Mengucapkan salam kepada guru setiap awal pelajaran/pertemuan.
2. Mengucapkan salam terhadap teman, kepala sekolah, guru, pegawai sekolah dan tamu.
3. Peserta didik wajib menjaga dan menjunjung tinggi nama keluarga dan sekolah di dalam pergaulannya;
4. Peserta didik dilarang melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak menyenangkan baik sesama teman satu sekolah, maupun dengan siswa sekolah lain;
5. Peserta didik dilarang membawa persoalan sekolah ke luar atau sebaliknya;
6. Peserta didik wajib bersikap sopan dan menghormati semua tenaga kependidikan (pengurus yayasan, kepala sekolah, guru dan karyawan sekolah);
7. Peserta didik wajib memiliki, membaca dan memahami isi tata tertib ini, dan membawanya setiap hari ke sekolah

Pasal 10

Sanksi – Sanksi :

Peserta didik yang melanggar tata tertib seperti tersebut diatas, akan dikenakan sangsi sebagai berikut :
1. Peringatan lisan/tertulis kepada peserta didik ;
2. Peringatan lisan/tertulis yang disampaikan kepada peserta didik orang tua/wali ;
3. Dilarang mengikuti pelajaran tertentu yang ditetapkan oleh kepala sekolah;
4. Dikenakan skorsing (tidak diperkenankan masuk sekolah) selama waktu yang ditetapkan oleh kepala sekolah;
5. Dikeluarkan/diberhentikan dari sekolah dengan tidak hormat.
Bab IV
Penutup

1. Tata tertib sekolah ini mengikat seluruh siswa/siswi MTs Sa’adatuddarain.
2. Tata tertib sekolah berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan dikeluarkannya tata tertib sekolah yang baru.
3. Hal – hal yang belum tercantum dalam tata tertib sekolah ini akan diputuskan lebih lanjut melalui rapat dewan guru dan Perwakilan OSIS MTs. Sa’adatuddarain
4. Dengan berlakunya tata tertib sekolah ini maka peraturan dan tata tertib yang pernah dikeluarkan, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Demikianlah tata tertib ini dibuat untuk dilaksanakan dan dipatuhi oleh setiap peserta didik.
Hal-hal lain yang dianggap penting dan bermanfaat yang belum tercantum di dalam tata tertib ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan ter sendiri.

Ditetapkan di Jakarta
Tanggal 25 Juli 2010
Kepala MTs Sa’adatuddarain,

H.M. Khotibul Umam,S.Ag

One response to “Tata Tertib

  1. mts nurul hasanah pengawui 2 Februari 2012 pukul 21:07

    Kami sangat kagum kemajuan yang dicapai MTs Sa’adatuddarain.
    Apa kiat-kiat yang dilakukan pengelola Mts ini sehingga mencapai
    kemajuan yang cukup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: